Memulai Kembali: Istirahat sudah cukup lama!

Oke, jadi sudah lebih dua bulan sejak saya membuat posting baru di blog ini. Eh, namun saya mempunyai alasan yang cocok dong! Saya baru saja pindah ke Indonesia di mana saya akan tinggal selama setahun. Sekarang di Malang, nanti mungkin di lokasi yang berbeda. Jadi semoga sekalian bisa maafkan saya karena…

Makan malam lengkap! Telur Bali, tempe, tahu, dan sayur sop. Oya, nasi juga.

…ada banyak foto bisa diambil dari Indonesia ini! Misalnya, akhir minggu yang lalu saya mengunjungi Kampung Warna Warni, di mana gedungnya dicat warna-warni. Saya masih sekarang mencoba belajar bahasa Indonesia jadi saya belum mempunyai cerita lengkap tentang kampung ini, tetapi beberapa orang dari tempat sekitarnya memberitahu saya bahwa Kampung Warna Warni dulu tempat yang dikenal kejahatan. Sejak sudah dibersihkan dan dicat warna-warni, kampungnya berubah menjadi tempat wisata dan jauh lebih aman. Ini foto!

Kampung Warna Warni, tempat wisata yang menarik di kota Malang.

Bagaimanapun, saya berharap orang di internet yang besar ini masih tertarik dengan pengalaman saya di Indonesia dan ingin terus belajar bahasa Indonesia dengan saya, terutama karena saya sudah sampai di Indonesia. Faktanya, saya mempunyai cerita lagi hari ini.

Saya baru saja mencari, menemukan, dan menelepon dokter gigi sendiri. Iya, tutor saya menawarkan bantuan dan saya bertanya tentang dokter gigi yang saya temukan, tapi saya mau mencoba melakukan sebagian besar tugas termasuk membuat janji dengan dokter gigi di Indonesia. Sejauh ini, pengalaman itu menarik. Yang pertama, saya menelepon nomor yang terdaftar online dan ada orang yang menjawab dengan “Halo?” saja. Saya mengharapkan sebaiknya dia menjawab dengan nama kantor atau sesuatu seperti “Ada yang bisa saya bantu?” begitu tapi itu budaya Amerika Serikat, di mana menjaga gigi adalah proses jauh lebih mahal dan serius. Jadi memang “Halo?” saja. Itu seperti teman, atau cara untuk menjawab seseorang yang saya duga Anda belum kenal. Tidak apa-apa! Kemudian saya bertanya kepada Mas itu kalau saya bisa membuat janji untuk pemeriksaan dan membersihkan gigi. Balasanya dia bahwa saya sebaiknya mengirim pesan lewat WhatsApp ke nomor itu. Wah, saya terkejut karena aplikasi WhatsApp digunakan begini. Akhirnya, saya setuju dan membuat janji memaki WA saja. Nanti saya akan melaporkan perkembangan pengalaman ini.

Cukup untuk hari ini! Sampai besok ya.