Negara Bagian Alaska: Bagaimana Berpuasa di Tanah Matahari Tengah Malam?

Ketika seseorang berpikir tentang Amerika Serikat, kemungkinan besar mereka akan membayangkan kota-kota besar, McD’s, dan film-film populer. Namun, ada negara bagian di Amerika yang merupakan tempat yang kepadatan penduduknya hanya sekitar 1,25 orang per kilometer persegi. Di situ, hewan besar seperti beruang sering mengganggu kehidupan dan kegiatan penduduk. Wilayah ini disebut ‘Perbatasan Terakhir,’ yaitu negara bagian Alaska.

Foto dari Palayanan Taman Nasional Amerika Serikat (National Park Service photo).

Nama Alaska berasal dari kata dalam bahasa Aleut, ‘Alyeska’ yang bermakna ‘Tanah Raya.’ Penutur Aleut masih tinggal di wilayah ini walaupun bahasanya semakin langka. Biarpun kebanyakan warga Alaska bermukim di Kota Anchorage dan Fairbanks, di mana saya tinggal dulu sebelum sampai di Indonesia, memang ada 100-an lebih desa yang terletak di seluruh Alaska yang berpenduduk kurang dari 1,000.

Jika kita menyaksikan adat istiadat dan kehidupan tradisional di desa-desa tersebut, yang banyak di antaranya tidak memiliki jalan yang terhubung dengan desa yang lain, tentu tidak dapat menebak bahwa tempat ini sungguh-sungguh Amerika Serikat.

Bahkan pergerakan matahari di wilayah sejauh Alaska utara tidak berlaku sama seperti wilayah yang terletak lebih jauh di daerah selatan. Selama musim dingin di Kota Fairbanks misalnya, hanya ada 4 jam dengan sinar matahari. Sebaliknya, musim panas bisa selama 21,4 jam ada sinar matahari. Itu berarti sudah pagi pada jam 3, lalu tetap terang hingga jam 1 pagi keesokan harinya. Juga ada tempat lebih jauh ke utara yang mana matahari tidak terbenam sama sekali selama 6 bulan. Oleh karena itu, Alaska sering dipanggil sebagai ‘Tanah Matahari Tengah Malam.’

Mungkin Anda ingin tahu, bagaimana berpuasa ketika matahari bersinar selama 20 jam sehari di Alaska? Sebenarnya, masyarakat yang berpuasa di Alaska disarankan oleh Dewan Masjid Alaska untuk mengikuti jadwal puasa waktu Mekah. Ini solusi yang dianggap adil untuk umat Islam yang mau mengunjungi atau tinggal di tempat seperti Alaska yang mana siklus mataharinya membuat berpuasa lebih sulit daripada kebanyakan tempat sedunia.

Demikian, inilah citra Amerika Serikat yang asli, liar, dan sangat berbeda dari gambar yang biasanya dikenal oleh masyarakat dunia secara umum.

Aurora borealis, sebuah fenomena magnetik terlihat di wilayah di dekat garis lintang kutub, termasuk Alaska. Foto oleh skeeze di Pixabay.